
Sejak berdiri pada 17 Agustus 2010, STT Arastamar Wamena mengemban satu tekad: membangun sumber daya manusia Papua Pegunungan yang berkualitas tanpa mencabut mereka dari kultur dan ciri khas daerahnya.
Kehadiran Program Studi Bimbingan dan Konseling lahir dari kebutuhan nyata di tengah jemaat, sekolah, dan keluarga di Papua Pegunungan akan pendamping yang terlatih: mereka yang mampu mendengar, menolong, dan memulihkan dengan landasan iman Kristen dan ilmu konseling yang bertanggung jawab. Kami mengundang gereja, sekolah, dan masyarakat untuk mendukung persiapan program studi ini.
Peserta didik di Papua Pegunungan membutuhkan guru bimbingan dan konseling yang mampu mendampingi belajar, karakter, dan masa depan mereka dengan penuh kasih.
Jemaat dan keluarga menghadapi pergumulan nyata, dari relasi suami-istri hingga pengasuhan anak dan remaja, yang memerlukan pendampingan pastoral dan konseling yang terlatih.
Pengalaman duka, kekerasan, dan konflik sosial meninggalkan luka. Pendamping yang memahami iman Kristen dan prinsip pemulihan trauma menjadi bagian dari jawaban.
Kabar persiapan program studi akan diumumkan di sini.